Rekan-rekan kita dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Silat Tauhid Indonesia (STI) pada Sabtu (16/5) mempunyai kegiatan unik yang berhubungan dengan bidang sosial masyarakat. Kegiatan unik tersebut adalah pengobatan alternatif massal dimana kegiatan ini dapat menjadi pemecah kebuntuan di kalangan masyarakat yang tingkat kesejahteraannya menengah ke bawah.
Di situasi yang sulit untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti saat ini, urusan menjaga kesehatan memang menjadi urusan kesekian. Oleh karena itu pengobatan alternatif massal yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang kurang mampu. Kegiatan tersebut pun mendapat sambutan hangat dari sivitas akademika STIKOM Surabaya serta warga sekitar.
Agus menjelaskan peserta pengobatan alternatif ini banyak yang berasal dari daerah sekitar STIKOM SURABAYA seperti Kendalsari, rumah susun Penjaringan, Kedung Baruk, serta ada juga yang berasal dari Menur Pumpungan. Salah satu faktor yang menunjang kesuksesan acara ini adalah bebas biaya alias GRATIS bagi para pesertanya. Pembebasan biaya tersebut dilakukan karena UKM STI ingin secara tulus membantu para masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan kesehatan.
Proses pengobatan dilakukan dengan memijat pasien guna mendeteksi penyakit yang ada dan setelah berhasil dideteksi penyakit pasien, maka Anggota akan mengalirkan energi yang berfungsi untuk membersihkan penyakit dalam diri pasien. Proses pembersihan penyakit ini menghabiskan banyak tenaga sehingga satu orang Anggota tidak bisa menangani pasien dalam jumlah terlalu banyak. Jumlah pasien yang bisa ditangani per-Anggota STI rata - rata berjumlah 5 orang. Apabila Aggota merasa sudah terlalu banyak tenaga yang dikeluarkan, maka Anggota tersebut akan mengambil waktu istirahat
Acara pengobatan dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama dilaksanakan pada pukul 08.00 sampai 12.00 dan sesi kedua dilaksanakan pada pukul 13.00 sampai 16.30. Hal ini disebabkan terlalu membludaknya jumlah peserta sehingga perlu dibatasi. Saat sesi pertama berlangsung, pada sekitar pukul 09.00 sudah banyak warga yang antri untuk mendaftar dan ini membuat panitia sedikit kelabakan. Beruntung setelah itu proses pendaftaran dapat kembali tertib sehingga tidak mengganggu proses pengobatan massal.
Peserta pengobatan banyak mengalami berbagai keluhan penyakit, seperti asam urat, kolesterol, kencing manis sampai stroke. Kegiatan ini menjadi semakin begitu spesial dikarenakan mendapat kunjungan dari Drs. Abdul Halimsyah selaku Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Pria yang akrab dipanggil Pak Halim tersebut menyempatkan hadir di sela - sela kesibukannya untuk menyapa para warga yang menjadi peserta pengobatan.
Purnawirawan Angkatan Laut ini juga berbincang - bincang dengan Ketua Pelaksana seputar kegiatan yang sedang berlangsung dan memberi masukan kepada panitia supaya kegiatan serupa mendatang dapat menjadi lebih baik. Slamet, salah satu peserta yang bertempat tinggal di Kendalsari, merasa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga dan diharapkan agar kegiatan ini sering diadakan secara rutin.
Jangan ragu untuk ber-muamalah menolong sodara kita yang membutuhkan dan semoga manfaat.... Amin

